Haji Anak, Pahala dan Pelajaran Hidup
Suatu hari, Nabi ﷺ bertemu dengan serombongan pengendara di Rauḥā‘, lalu beliau bertanya: مَنِ الْقَوْمُ؟ “Siapakah kalian?” Mereka menjawab: الْمُسْلِمُونَ “Muslimin.” Mereka bertanya: مَنْ أَنْتَ؟
Haji Anak, Pahala dan Pelajaran Hidup
Sikap Asy’ariyyah terhadap Imam ’Abdul Ganī Al-Maqdisī
Seputar Pembagian Warisan (Bag. 5)
Menghilangkan Kesombongan dengan Mengingat Kekurangan
Musibah Terbesar Bukan pada Dunia
Sujud: Penghormatan atau Pelanggaran?
Seputar Pembagian Warisan (Bag. 4)
Terpedaya Anak dan Harta
Surat Al-Baqarah Ayat 21-22
Memperkuat Iman di Tengah Banjir
Suatu hari, Nabi ﷺ bertemu dengan serombongan pengendara di Rauḥā‘, lalu beliau bertanya: مَنِ الْقَوْمُ؟ “Siapakah kalian?” Mereka menjawab: الْمُسْلِمُونَ “Muslimin.” Mereka bertanya: مَنْ أَنْتَ؟
Siapakah Imam ’Abdul Ganī Al-Maqdisī? Imam Aż-Żahabi menjelaskan tentang Imam ’Abdul Ganī Al-Maqdisī: الإِمَامُ، العَالِمُ، الحَافِظُ الكَبِيْرُ، الصَّادِقُ، القُدْوَةُ، العَابِدُ، الأَثَرِيُّ المُتَّبَعُ، عَالِمُ الحُفَّاظِ، تَقِيُّ
8) Warisan yang didapat oleh cucu perempuan dari pihak anak laki-laki disebutkan oleh Imam Ibnu Al-Munżir: وأجمعوا على أن بني الابن وبنات الابن يقومون مقام
“Apakah Anda tidak tahu kalau ini adalah jalan yang dibenci oleh Allah?” Itulah perkataan Mālik bin Dinār kepada Al-Muhallab, penguasa Khurasan, tatkala ia berjalan dengan