Para ahli bidah melegalkan perbuatan bidah yang mereka lakukan dengan perkataan ’Umar bin Al-Khaṭṭāb. Perkataan ’Umar itu yakni: نِعْمَتِ الْبِدْعَةُ هَذِهِ “Sebaik-baik bidah adalah ini.”
Tahun: 2026
Saat Kebaikan Dibatasi demi Mencegah Bidah
Suatu hari ’Uṡmān bin ’Affān melaksanakan salat ketika safar. Ketika itu, ia menyempurnakan salat tanpa mengqasarnya. Ada yang bertanya kepadanya: أَلَسْتَ قَصَرْتَ مَعَ النَّبِيِّ ﷺ؟
Bidah dan Cara Beribadah
“Kenapa orang membaca Al-Quran dilarang?!” “Kenapa orang membaca salawat dianggap sesat?!” “Berzikir adalah kebaikan, kok bisa-bisanya dianggap sebagai penyimpangan?!” Mungkin itulah reaksi para pelaku bidah
Bidah yang Dilindungi oleh Tradisi
“Kalau memang ini bidah, kenapa banyak orang yang melakukannya?! Apakah Anda yang benar lalu mereka semua sesat dan salah?!” Itulah salah satu argumen para ahli
