1. Apa hukum berobat? Nabi ﷺ bersabda: تَدَاوَوْا عِبَادَ اللَّهِ، فَإِنَّ اللَّهَ، سُبْحَانَهُ، لَمْ يَضَعْ دَاءً، إِلَّا وَضَعَ مَعَهُ شِفَاءً “Berobatlah wahai hamba-hamba Allah. Karena
Penulis: abu yahya
Terlambat Masuk Kerja
Ada orang-orang yang dipermalukan di hadapan khalayak ramai di akhirat nanti. Ada yang dipermalukan dengan membawa seekor kambing yang mengembik. Ada yang dipermalukan dengan membawa
Merasa Cukup dengan Serpihan Siwak
“Merasa cukuplah dari orang lain, walaupun dengan serpihan siwak!” (HR. Bazzar dan Thabrani) Demikianlah Nabi ﷺ bersabda. Apa maksud sabda beliau ini? Imam Al-Munawi menjelaskan:
Jika Orang yang Berilmu Tidak Mengingkari Kesalahan
“Itu tidak haram dan meminumnya bukanlah aib. Yang aib itu kalau dengan meminumnya seseorang melakukan perbuatan yang tidak diperbolehkan seperti membunuh dan semacamnya.” (Al-I‘tisham) Itulah
