Fikih Puasa 1
Nabi ﷺ bersabda: لا تَقَدَّمُوا رَمَضَان بِصَومْ يوم أوْ يَوْمَئن، إِلا رَجلاً كانَ يَصُومُ صَوماً فَلْيَصُمْهُ “Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa satu atau dua
Nabi ﷺ bersabda: لا تَقَدَّمُوا رَمَضَان بِصَومْ يوم أوْ يَوْمَئن، إِلا رَجلاً كانَ يَصُومُ صَوماً فَلْيَصُمْهُ “Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa satu atau dua
“Siapa orang yang sangat berani?” Itulah pertanyaan Mu’awiyah bin Abi Sufyan kepada ‘Amru bin Al-Ahtam. ‘Amru pun menjawab: مَنْ رَدَّ جَهْلَهُ بِحِلْمِهِ “Orang yang menolak
Ketika datang Ramadhan, bersedihlah kaum munafikin dan bergembiralah kaum muslimin. Bagaimana mereka tidak bergembira, mereka bisa meraih berbagai keutamaan dari Tuhan mereka. Abu Hurairah berkata:
Para pemberontak berhasil melewati tembok rumah ‘Utsman bin ‘Affan. Mereka memasuki rumahnya lalu menghabisinya dengan keji. Terbunuhlah ‘Utsman bin ‘Affan, sang khalifah. Bergoncanglah masyarakat Madinah.