Ilmu Hilang, Kiamat pun Datang

Kalau sudah banyak orang yang tidak mau mempelajari agama, maka kebodohan pun merajalela.

Kalau sudah begitu, maka kiamat pun tiba.

Nabi ﷺ mengabarkan:

إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ وَيَثْبُتَ الْجَهْلُ وَيُشْرَبَ الْخَمْرُ وَيَظْهَرَ الزِّنَا

“Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah ilmu diangkat, kebodohan merebak, minuman keras banyak diminum, dan tampaklah perzinaan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa di antara tanda dekatnya hari kiamat yaitu diangkatnya ilmu agama dan tersebarnya kebodohan.

Bagaimana itu bisa terjadi?

Imam Al-‘Aini berkata:

 وَبَين بِهَذَا الحَدِيث أَن المُرَاد بِرَفْع الْعلم هُنَا قبض أَهله وهم الْعلمَاء لَا محوه من الصُّدُور، لَكِن بِمَوْت أَهله واتخاذ النَّاس رُؤَسَاء جُهَّالًا فيحكمون فِي دين الله تَعَالَى برأيهم ويفتون بجهلهم،

“Melalui hadis ini beliau menjelaskan bahwa maksud ilmu diangkat di sini yaitu dimatikannya orang yang memilikinya yakni para ulama. Bukan dihilangkannya dari dada. Namun, itu terjadi karena kematian pemiliknya dan karena orang-orang mengangkat pemimpin dari kalangan orang bodoh sehingga akhirnya mereka memutuskan hukum dalam agama Allah dengan pikiran mereka dan berfatwa dengan kebodohan mereka.” (‘Umdah Al-Qari Syarh Shahih Al-Bukhari)

Sudahkah itu terjadi di zaman ini?

Imam Al-‘Aini berkata:

:قَالَ القَاضِي عِيَاض

“Al-Qadhi ‘Iyadh berkata:

 وَقد وجد ذَلِك فِي زَمَاننَا، كَمَا أخبر بِهِ، عَلَيْهِ الصَّلَاة وَالسَّلَام

“Itu sudah ada di zaman kita, sebagaimana dikabarkan Nabi ﷺ.”

قَالَ الشَّيْخ قطب الدّين:

Syekh Qathb Ad-Diin berkata:

قلت: هَذَا قَوْله مَعَ توفر الْعلمَاء فِي زَمَانه، فَكيف بزماننا؟

“Aku katakan, ‘Ini beliau (Al-Qadhi ‘Iyadh) katakan dalam keadaan para ulama banyak di zaman beliau, maka bagaimana pula dengan zaman kita?!”

قَالَ العَبْد الضَّعِيف:

Hamba yang lemah (Imam Al-‘Aini) berkata:

 هَذَا قَوْله مَعَ كَثْرَة الْفُقَهَاء وَالْعُلَمَاء من الْمذَاهب الْأَرْبَعَة والمحدثين الْكِبَار فِي زَمَانه، فَكيف بزماننا الَّذِي خلت الْبِلَاد عَنْهُم، وتصدرت الْجُهَّال بالإفتاء والتعين فِي الْمجَالِس والتدريس فِي الْمدَارِس؟ فنسأل السَّلامَة والعافية

“Ini beliau katakan dalam keadaan banyak ahli fikih dan ulama dari kalangan 4 mazhab dan para ahli hadis besar di zaman beliau, maka bagaimana pula dengan zaman kita yang mana beberapa negeri kosong dari mereka sementara orang-orang bodoh mengajukan diri untuk berfatwa, dan menempatkan diri di majlis, dan pengajaran di beberapa sekolah? Kita memohon kepada Allah keselamatan dan afiat.” (‘Umdah Al-Qari Syarh Shahih Al-Bukhari)

Kalau ini dikatakan oleh Imam Al-‘Aini sekitar 6 abad lalu, maka bagaimana pula dengan zaman kita ini?!

Bukankah orang-orang yang menekuni ilmu agama hari demi hari makin berkurang?

Bukankah orang-orang yang tidak mengerti agama tapi menempati jabatan-jabatan agama hari demi hari makin banyak?

Waspadalah, kiamat sudah dekat!

 

Siberut, 1 Shafar 1443

Abu Yahya Adiya