Kalau seseorang termasuk keluarga Allah, maka ia akan mulia di dunia dan akhirat. Lantas, siapakah keluarga Allah?
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ لِلَّهِ أَهْلِينَ مِنَ النَّاسِ
“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia.”
Para sahabat bertanya:
يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَنْ هُمْ؟
“Wahai Rasulullah, siapakah mereka?”
Rasulullah ﷺ bersabda:
هُمْ أَهْلُ الْقُرْآنِ، أَهْلُ اللَّهِ وَخَاصَّتُهُ
“Ahli Quran, merekalah keluarga Allah dan pilihan-Nya.” (HR. Ibnu Majah)
Ahli Quran adalah keluarga Allah. Lantas, siapakah ahli Quran?
Imam Ash-Shan’ani berkata:
هم العالمون به العارفون ما فيه المتدبرون لمعانيه
“Mereka adalah orang-orang yang mengamalkan Al-Quran, mengetahui isinya, dan merenungkan makna-maknanya.” (At-Tanwiir Syarh Al-Jami’ Ash-Shaghir)
Syekh ‘Abdul ‘Aziz Ar-Rajhi berkata:
فمن قرأ القرآن وعمل بما فيه فهو من أهل الله الخاصة، سواء حفظه عن ظهر قلب أو لم يحفظه، لكن لو حفظه عن ظهر قلب فهذا أفضل، وإن لم يحفظه وقرأ من المصحف وهو يعمل به فهو من أهل القرآن
“Siapa yang membaca Al-Quran dan mengamalkan isinya, maka ia termasuk keluarga Allah yang istimewa, baik ia menghafalnya di luar kepala atau tidak menghafalnya. Namun, kalau ia menghafalnya di luar kepala, maka itu lebih utama. Dan kalau ia tidak menghafalnya, tetapi membacanya dari mushaf dan mengamalkannya, maka ia termasuk ahli Quran.” (Syarh Sunan Ibnu Majah)
Kalau begitu, ahli Quran adalah orang yang senantiasa membaca Al-Quran dan mengamalkannya, baik ia telah menghafalnya maupun belum.
Adapun orang yang tidak mengamalkan Al-Quran, maka ia bukan termasuk ahli Quran, walaupun ia menghafalnya di luar kepala!
Nabi ﷺ bersabda:
يُؤْتَى بِالْقُرْآنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَهْلِهِ الَّذِينَ كَانُوا يَعْمَلُونَ بِهِ
“Di hari kiamat akan didatangkan Al-Quran dan ahlinya yang dulu *mengamalkannya*.” (HR. Muslim)
Mullah ‘Ali Al-Qari mengomentari hadis ini:
دَلَّ عَلَى أَنَّ مَنْ قَرَأَ وَلَمْ يَعْمَلْ بِهِ لَمْ يَكُنْ مِنْ أَهْلِ الْقُرْآنِ وَلَا يَكُونُ شَفِيعًا لَهُمْ
“Ini menunjukkan bahwa siapa yang membaca Al-Quran, tapi tidak mengamalkannya, maka ia tidak termasuk ahli Quran dan Al-Quran tidak akan menjadi pemberi syafaat baginya.” (Mirqaat Al-Mafaatiih Syarh Misykaat Al-Mashaabiih)
Kalau kita ingin mulia di dunia dan akhirat, maka hendaknya kita menjadi anggota keluarga Allah.
Dan kalau kita ingin menjadi anggota keluarga Allah, maka hendaknya kita menjadi ahli Quran.
Dan kalau kita ingin menjadi ahli Quran, maka bacalah Al-Quran dan amalkanlah!
Siberut, 19 Rabi’ul Tsani 1444
Abu Yahya Adiya






