Menggunakan Harta untuk Berlindung dari Jeratan Dunia

Menggunakan Harta untuk Berlindung dari Jeratan Dunia

“Kenapa engkau menyukai dirham padahal itu akan mendekatkanmu ke dunia?”

Itulah pertanyaan seseorang kepada Abu Az-Zinaad, seorang ahli hadis dan mufti kota Madinah.

Abu Az-Zinaad pun menjawab:

إِنَّهَا – وَإِنْ أَدْنَتْنِي مِنْهَا – فَقَدْ صَانَتْنِي عَنْهَا

“Walaupun dirham mendekatkanku ke dunia, tapi ia pun melindungiku dari dunia.” (Siyar A’lam An-Nubala)

Manusia memang bisa terjatuh ke dalam maksiat dan dosa karena bergelimang harta. Namun, manusia pun bisa terjatuh ke dalam maksiat dan dosa karena kekurangan harta.

Apa yang menyebabkan seseorang sampai merampok atau mencuri? Bukankah karena kekurangan harta?

Apa yang menyebabkan seseorang sampai mengemis dan meminta-minta? Bukankah karena kekurangan harta?

Suatu hari Fudhail bin ‘Iyadh menyaksikan ‘Abdullah bin Al-Mubarak membawa barang dagangan. Fudhail pun berkata:

أَنْتَ تَأْمُرُنَا بِالزُّهْدِ وَالتَّقَلُّلِ وَالبُلْغَةِ، وَنَرَاكَ تَأْتِي بِالبَضَائِعِ، كَيْفَ ذَا؟

“Engkau menyuruh kami untuk zuhud, menyedikitkan dunia, dan hidup secukupnya, tapi kami malah melihatmu membawa barang dagangan. Bagaimana ini?”

‘Abdullah bin Al-Mubarak pun menjawab:

يَا أَبَا عَلِيٍّ، إِنَّمَا أَفْعَلُ ذَا لأَصُوْنَ وَجْهِي، وَأُكرِمَ عِرضِي، وَأَسْتَعِيْنَ بِهِ عَلَى طَاعَةِ رَبِّي.

“Wahai Abu ‘Ali (Fudhail), sesungguhnya aku melakukan ini untuk menjaga wajahku, memuliakan harga diriku, dan menggunakan ini untuk menaati Tuhanku.” (Siyar A’lam An-Nubala)

Ya, beliau berdagang untuk menjaga kehormatan beliau dari meminta-minta dan agar hasilnya bisa beliau gunakan di jalan-Nya.

Orang yang cerdas bukanlah orang yang mencampakkan dunia.

Orang yang cerdas adalah orang yang menggunakan dunia untuk menghindar dari jeratan dunia.

Orang yang cerdas adalah orang yang menggunakan dunia untuk ‘mencari’ kehidupan setelah dunia.

 

Siberut, 3 Rajab 1445

Abu Yahya Adiya