Puasa Ramadhan, Kewajiban yang Masih Dilalaikan
Setiap Ramadhan atau menjelang Ramadhan, kita sering mendengar khatib Jumat membacakan ayat: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ
Setiap Ramadhan atau menjelang Ramadhan, kita sering mendengar khatib Jumat membacakan ayat: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ
Pembatal puasa terbagi menjadi dua: Pembatal puasa yang mengharuskan qadha. Pembatal puasa yang mengharuskan kafarat. Pembatal Puasa yang Mengharuskan Qadha Adapun perkara yang membatalkan
Kalau orang yang berpuasa ingin meraup pahala sebanyak mungkin lewat puasanya, maka ia mesti memerhatikan adab-adabnya dan mengerjakan sunah-sunahnya. Apa saja adab dan sunnah dalam
Ada 3 golongan terkait dengan puasa Ramadhan: 1. Golongan yang wajib berpuasa. 2. Golongan yang haram berpuasa. 3. Golongan yang boleh berpuasa dan boleh tidak