Musyrik Jahiliah Mungkin Saja Lebih “Baik”
Mereka sangat panik. Badai menghantam kapal mereka. Lautan seolah-olah mengamuk akan melahap mereka. Dalam keadaan genting seperti itu, mereka pun berdoa, “Ya Allah tolonglah kami.
Mereka sangat panik. Badai menghantam kapal mereka. Lautan seolah-olah mengamuk akan melahap mereka. Dalam keadaan genting seperti itu, mereka pun berdoa, “Ya Allah tolonglah kami.
“Kamu mau menyamakan saya dengan para penyembah patung?!” Mungkin itulah reaksi yang muncul kalau kita menegur orang yang beribadah dengan khidmat di hadapan makam keramat.
Ia duduk dengan khidmat di hadapan kubur itu. Sudah ratusan kali tahlil ia ucapkan. Ia angkat tangannya, lalu berkata dengan suara yang memelas, “Ya Syekh
Ibnu Mas’ud berkata: جَاءَ حَبْرٌ مِنَ الأَحْبَارِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَقَالَ: “Seorang pemuka agama Yahudi datang kepada Rasulullah ﷺ lalu ia berkata: يَا مُحَمَّدُ