Yahudi, Tawa Nabi, dan Keagungan Allah
Ibnu Mas’ud berkata: جَاءَ حَبْرٌ مِنَ الأَحْبَارِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَقَالَ: “Seorang pemuka agama Yahudi datang kepada Rasulullah ﷺ lalu ia berkata: يَا مُحَمَّدُ
Ibnu Mas’ud berkata: جَاءَ حَبْرٌ مِنَ الأَحْبَارِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَقَالَ: “Seorang pemuka agama Yahudi datang kepada Rasulullah ﷺ lalu ia berkata: يَا مُحَمَّدُ
Allah berfirman: وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ، وَالأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ القِيَامَةِ، وَالسَّمَوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ، سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ “Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan
Suatu hari ada seseorang yang berkata kepada Nabi ﷺ: يَا سَيِّدَنَا وَابْنَ سَيِّدِنَا، وَخَيْرَنَا وَابْنَ خَيْرِنَا “Wahai sayid kami dan putra sayid kami, orang yang
‘Abdullah bin Asy Syikhkhir Radhiallahu’anhu berkata: انْطَلَقْتُ فِي وَفْدِ بَنِي عَامِرٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ﷺ: فَقُلْنَا: “Aku ikut pergi bersama delegasi Bani ‘Amir menemui Rasulullah