Antara Allah dan Masa
Nabi ﷺ bersabda: قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلّ “Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: يُؤْذِينِي ابْنُ آدَمَ، يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ، أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ “Anak Adam menyakiti
Nabi ﷺ bersabda: قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلّ “Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: يُؤْذِينِي ابْنُ آدَمَ، يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ، أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ “Anak Adam menyakiti
Matahari terbit lalu tenggelam. Bulan datang lalu menghilang. Siang berlalu lalu datanglah malam. Dan malam berlalu lalu datanglah siang. Apakah ada pelajaran dari semua kejadian
Thufail bin Sakhbarah, saudara seibu Aisyah, bermimpi. Dalam mimpinya seakan-akan ia mendatangi sekelompok kaum Yahudi. Ia bertanya: مَنْ أَنْتُمْ؟ “Siapa kalian?” Mereka menjawab: نَحْنُ الْيَهُودُ
Suatu hari seseorang berkata kepada Nabi ﷺ: مَا شَاءَ اللهُ، وَشِئْتَ “Atas kehendak Allah dan kehendakmu.” Maka Nabi ﷺ bersabda: أَجَعَلْتَنِي وَاللهَ عَدْلًا بَلْ مَا