Al-Quran, ‘Abdul Qadir Al-Jaelani, dan Asy’ariyyah
Dalam masalah ketinggian Allah, keyakinan Syekh ‘Abdul Qadir Al-Jaelani berbeda dengan keyakinan sekte Asy‘ariyyah. Lantas bagaimana dengan masalah perkataan Allah dan Al-Quran? Syekh ‘Abdul Qadir
Dalam masalah ketinggian Allah, keyakinan Syekh ‘Abdul Qadir Al-Jaelani berbeda dengan keyakinan sekte Asy‘ariyyah. Lantas bagaimana dengan masalah perkataan Allah dan Al-Quran? Syekh ‘Abdul Qadir
Sebagian orang mengaitkan mazhab Syafi’i dengan akidah Asy’ariyyah. Kalau seorang dikatakan: “Syafi’i (pengikut mazhab Imam Asy-Syafi’i)”, maka itu mesti-menurut mereka-ditambah dengan: “Asy’ari (penganut akidah Asy’ariyyah)”!
Ada seorang ahli ibadah yang terkenal zuhud di masa Imam Ahmad bin Hanbal. Suatu hari, sampai kabar kepada Imam Ahmad bahwa ahli ibadah tersebut berkata:
Dalam suatu kegiatan rohis, seorang mentor bertanya, “Siapa yang yakin bahwa Nabi ‘Isa masih hidup? Silahkan angkat tangan!” Maka seluruh siswa angkat tangan. Lalu mentor