Ilmu dan Kerendahan Hati: Pelajaran dari Qatādah As-Sadūsī
Suatu hari Abu Hilāl bertanya tentang suatu masalah kepada Imam Qatādah bin Di’āmah As-Sadūsī. Maka beliau pun menjawab: لاَ أَدْرِي. “Aku tidak tahu.” Abu Hilāl
Suatu hari Abu Hilāl bertanya tentang suatu masalah kepada Imam Qatādah bin Di’āmah As-Sadūsī. Maka beliau pun menjawab: لاَ أَدْرِي. “Aku tidak tahu.” Abu Hilāl
Setelah menyebutkan balasan terhadap orang-orang munafik karena ejekan mereka terhadap orang-orang yang beriman, Allah menggambarkan keadaan mereka yang sebenarnya: مَثَلُهُمْ كَمَثَلِ الَّذِي اسْتَوْقَدَ نَارًا
Setelah menyebutkan kesombongan orang-orang munafik dan celaan mereka terhadap orang-orang beriman bahwa mereka adalah orang-orang bodoh, Allah menyebutkan sifat buruk orang-orang munafik yang lainnya: وَإِذَا
Suatu hari, putra Ummu Sulaim dan Abū Ṭalḥah mengalami sakit keras. Ketika Abū Ṭalḥah sedang tidak ada di rumah, meninggallah putranya tersebut. Ummu Sulaim berkata