Faidah dari Percakapan Masrūq dan Syutair
Suatu hari Masrūq bin Al-Ajda’ dan Syutair bin Syakal duduk bersama di masjid. Orang-orang pun berkumpul mengelilingi mereka. Masrūq berkata: لَا أَرَى هَؤُلَاءِ يَجْتَمِعُونَ إِلَيْنَا
Suatu hari Masrūq bin Al-Ajda’ dan Syutair bin Syakal duduk bersama di masjid. Orang-orang pun berkumpul mengelilingi mereka. Masrūq berkata: لَا أَرَى هَؤُلَاءِ يَجْتَمِعُونَ إِلَيْنَا
Dua orang sama-sama berharta dan kaya. Namun, nasib keduanya berbeda. Yang satu kekayaannya bermanfaat baginya, sedangkan yang lainnya kekayaannya tidak bermanfaat baginya. Siapakah keduanya? Syekh
Melalui sepasang mata, kita dapat menikmati warna-warni kehidupan. Dengan kedua mata, kita menyapa sinar mentari pagi, menatap senyum orang terkasih, dan mengagumi keindahan ciptaan-Nya. Lantas,
“Sesungguhnya bagi Allah tidak ada satu pun yang tersembunyi di bumi dan tidak pula di langit.” (QS. Āli-’Imrān: 5) Benar, tidak ada satu pun yang