Buah Kesabaran
Sakitnya begitu keras, sehingga akhirnya pingsanlah ia. Ketika siuman, ia berkata: أَنَا بَرِيءٌ مِمَّنْ بَرِئَ مِنْهُ رَسُولُ اللَّهِ ﷺإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ بَرِئَ مِنْ الصَّالِقَةِ
Sakitnya begitu keras, sehingga akhirnya pingsanlah ia. Ketika siuman, ia berkata: أَنَا بَرِيءٌ مِمَّنْ بَرِئَ مِنْهُ رَسُولُ اللَّهِ ﷺإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ بَرِئَ مِنْ الصَّالِقَةِ
Tiga perbuatan ini berbahaya. Tiga perbuatan ini buruk akibatnya. Tiga perbuatan ini besar dosanya. Suatu hari Nabi ﷺ ditanya tentang dosa-dosa besar, maka beliau menjawab:
Walaupun sudah diancam akan dibakar hidup-hidup, ia bergeming, tidak mau menarik ucapannya. Bahkan meluncurlah dari lisannya: حسْبي اللَّهُ وَنِعمَ الْوَكِيلُ “Cukuplah Allah bagiku, dan Dialah
“Copot jilbabmu, atau engkau kehilangan pekerjaanmu!” “Ambil uang ‘panas’ itu, kalau tidak engkau akan miskin!” “Ikuti adat dan kebiasaan masyarakat, walaupun melanggar syariat. Kalau tidak,