Membuat Nyaman dan Kesempurnaan Iman
Siapa yang orang yang paling sempurna imannya? Nabi ﷺ bersabda: أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحَاسِنُهُمْ أَخْلَاقًا , الْمُوَطَّئُونَ أَكْنَافًا , الَّذِينَ يَأْلَفُونَ وَيُؤْلَفُونَ وَلَا خَيْرَ فِيمَنْ
Siapa yang orang yang paling sempurna imannya? Nabi ﷺ bersabda: أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحَاسِنُهُمْ أَخْلَاقًا , الْمُوَطَّئُونَ أَكْنَافًا , الَّذِينَ يَأْلَفُونَ وَيُؤْلَفُونَ وَلَا خَيْرَ فِيمَنْ
“Saya sudah bolak-balik penjara karena menghabisi 3 orang. Pokoknya saya ingin menemukannya dalam keadaan sudah jadi bangkai!” Itulah perkataan yang meluncur dari lisan seseorang yang
Perjalanan jauh telah mengubah penampilannya. Kusutlah rambutnya dan berdebulah bajunya. Ia menengadahkan kedua tangannya ke atas seraya mengucapkan, “Tuhanku, Tuhanku….” Setelah itu apa yang terjadi?
Dulunya ia rajin salat, tapi sekarang…. Dulunya ia selalu menutup aurat, tapi sekarang…. Dulunya ia semangat menghadiri majelis ilmu, tapi sekarang…. Hati manusia itu selalu