“Engkau menyuruh kami untuk zuhud, menyedikitkan dunia, dan hidup secukupnya, tapi kami malah melihatmu membawa barang dagangan. Bagaimana ini?”
Itulah pertanyaan Imam Fudhail bin ‘Iyadh kepada Imam Ibnul Mubarak, tatkala menyaksikannya membawa barang dagangan.
Lantas, apa jawaban Imam Ibnul Mubarak?
Beliau menjawab:
يَا أَبَا عَلِيٍّ، إِنَّمَا أَفْعَلُ ذَا لأَصُوْنَ وَجْهِي، وَأُكرِمَ عِرضِي، وَأَسْتَعِيْنَ بِهِ عَلَى طَاعَةِ رَبِّي.
“Wahai Abu ‘Ali (Fudhail), sesungguhnya aku melakukan ini untuk menjaga wajahku, memuliakan harga diriku, dan menggunakan ini untuk menaati Tuhanku.” (Siyar A’lam An-Nubala)
Ya, beliau berdagang untuk menjaga kehormatan beliau dari meminta-minta dan agar hasilnya bisa beliau gunakan di jalan-Nya.
Suatu hari seseorang menyaksikan Imam Sufyan Ats-Tsauri memegang beberapa dinar lalu ia pun berkata kepada beliau:
يَا أَبَا عَبْدِ اللهِ! تُمْسِكُ هَذِهِ الدَّنَانِيْرَ؟!
“Wahai Abu ‘Abdillah! Engkau memegang dinar-dinar ini?!”
Imam Sufyan Ats-Tsauri menjawab:
اسْكُتْ، فَلَوْلاَهَا لَتَمَنْدَلَ بِنَا المُلُوْكُ
“Diamlah! Seandainya bukan karena dinar-dinar ini, tentu para penguasa akan menjadikan kita sebagai serbet!” (Siyar A’lam An-Nubala)
Ibnul Mubarak dan Sufyan Ats-Tsauri adalah dua orang yang terkenal sebagai ulama yang zuhud. Walaupun begitu, mereka tetap bekerja dan mencari harta.
Mereka mencari harta bukan karena gila harta dan haus akan dunia, melainkan demi menjaga kemuliaan mereka agar tidak direndahkan oleh siapa pun, baik oleh orang yang bergelimang harta maupun tahta.
Imam Sufyan Ats-Tsauri berkata:
كَانَ المَالُ فِيْمَا مَضَى يُكْرَهُ، فَأَمَّا اليَوْمَ، فَهُوَ تُرْسُ المُؤْمِنِ
“Dulu harta itu dibenci. Adapun sekarang, harta adalah perisai seorang mukmin.” (Siyar A’lam An-Nubala)
Ya, perisai untuk melindunginya dari pelecehan dan penghinaan.
Itu di zaman Imam Sufyan Ats-Tsauri. Maka bagaimana pula dengan di zaman ini?!
Karena itu, bekerja, mencari, dan memiliki harta adalah perbuatan yang mulia, kalau memang untuk tujuan yang baik dan dengan cara yang baik.
Siberut, 23 Jumada Ats-Tsaniyah 1444
Abu Yahya Adiya






