Tersenyumlah! Tersenyumlah wahai pembaca Al-Qur‘an!
Bagaimana tidak tersenyum, kamu adalah sosok yang harum!
Nabi ﷺ bersabda:
مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ مَثَلُ الأُتْرُجَّةِ. رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ. وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ مَثَلُ التَّمْرَةِ. لَا رِيحَ لَهَا وَطَعْمُهَا حُلْوٌ. وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ مَثَلُ الرَّيْحَانَةِ. رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ. وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْحَنْظَلَةِ. لَيْسَ لَهَا رِيحٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ
“Perumpamaan mukmin yang membaca Al-Qur‘an seperti buah utrujah, harum aromanya dan enak rasanya. Perumpamaan mukmin yang tidak membaca Al-Qur‘an seperti kurma, tidak ada aromanya, tapi manis rasanya. Perumpamaan munafik yang membaca Al-Qur‘an seperti buah raiḥānah, harum aromanya, tapi pahit rasanya. Dan perumpamaan munafik yang tidak membaca Al-Qur‘an seperti ḥanẓalah, tidak ada aromanya dan pahit rasanya.” (HR. Bukhārī & Muslim)
Tertawalah! Tertawalah wahai pembaca Al-Qur‘an!
Kendati terbata-bata bacaanmu, pahala besar menantimu. Apalagi jika lancar bacaanmu!
Nabi ﷺ bersabda:
الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ. وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ، وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ، لَهُ أجران
“Yang mahir membaca Al-Qur’an bersama malaikat yang mulia dan baik, sedangkan yang membacanya dengan terbata-bata dan merasa berat, tetap mendapat dua pahala.” (HR. Bukhārī & Muslim)
Bergembiralah! Bergembiralah wahai pembaca Al-Qur‘an!
Meski padat urusan duniamu, kamu masih sempat membaca kalam Tuhanmu. Walau hanya satu ayat yang kamu baca, kebaikannya berlipat ganda!
Nabi ﷺ bersabda:
من قَرأ حَرْفًا من كِتابِ اللهِ، فله به حَسنةٌ، والحَسنةُ بِعَشْرِ أمْثالِها
“Siapa yang membaca satu huruf dalam kitab Allah,maka ia mendapat satu kebaikan, sedangkan satu kebaikan senilai dengan sepuluh kebaikan.”
Setelah menyampaikan hadis ini, Ibnu Mas’ūd berkata:
لا أقولُ الم حَرْفٌ، وَلكنْ ألِفٌ حَرْفٌ، ولامٌ حَرْفٌ، وَمِيمٌ حَرْفٌ
“Aku tidak mengatakan bahwa alif lam mim adalah satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR. Tirmiżī)
Makin sering membaca Al-Qur‘an, makin banyak hurufnya yang kamu baca, berarti makin banyak engkau mendapatkan pahala.
Berbahagialah! Berbahagialah wahai pembaca Al-Qur‘an!
Ketika orang-orang tersendat masuk surga karena kurangnya amalan mereka, Al-Qur‘an akan menjadi syafaat bagimu di hari kiamat.
Nabi ﷺ bersabda:
اقرؤوا الْقُرْآنَ. فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
“Bacalah Al-Qur‘an, karena ia datang di hari kiamat sebagai pembari syafaat bagi ahlinya.” (HR. Muslim)
Maka, bacalah Al-Qur‘an, pelajarilah, dan ajarkanlah. Sebab, Nabi ﷺ bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an.” (HR. Bukhārī)
Siberut, 25 Rabī’ul Awwal 1447
Abu Yahya Adiya






