Apa Doa ketika Keluar dari Rumah?

Ketika di dalam rumah masih taat, tapi setelah keluar dari rumah tercoreng oleh maksiat.

Ketika di dalam rumah masih alim, tapi setelah keluar dari rumah jadi sosok yang zalim.

Apa yang seharusnya kita lakukan supaya tetap terjaga dari kemaksiatan dan kezaliman ketika kita berada di luar rumah kita?

Apa yang semestinya kita lakukan ketika hendak keluar dari rumah kita?

Doa.

Apa doa yang hendaknya kita ucapkan?

Nabi ﷺ sudah memberikan kepada kita tuntunan.

Ummu Salamah berkata:

مَا خَرَجَ النَّبِيُّ ﷺ مِنْ بَيْتِي قَطُّ إِلَّا رَفَعَ طَرْفَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ:

“Tidaklah Nabi ﷺ keluar dari rumahku kecuali beliau mengangkat pandangannya ke langit seraya mengucapkan:

اللَّهُمَّ أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ، أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ، أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ، أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ، أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu agar tidak tersesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, menzalimi atau dizalimi, dan membodohi atau dibodohi.” (HR. Abu Daud)

Syekh Abdul Muhsin Al-Abbad berkata:

فهذا من أدعية الرسول الكريم عليه أفضل الصلاة والتسليم عندما يخرج من منزله، كان يدعو بهذا الدعاء العظيم الذي هو السلامة من الضلال والزلل والظلم والجهل.ويشرع رفع الطرف إلى السماء عند قول هذا الدعاء كما فعل الرسول ﷺ

“Ini termasuk dosa Rasul yang mulia-semoga sebaik-baik salawat dan salam tercurah kepadanya-ketika keluar dari tempat tinggalnya. Beliau ﷺ berdoa dengan doa yang agung ini yaitu permohonan keselamatan dari kesesatan, ketergelinciran, kezaliman, dan kebodohan. Dan disyariatkan mengangkat pandangan ke langit tatkala mengucapkan doa ini sebagaimana yang telah dilakukan oleh Rasul ﷺ.” (Syarh Sunan Abi Daud)

Itu doa yang agung dan mulia. Jangan sampai kita lupa mengucapkan doa tadi ketika kita keluar dari rumah kita.

 

Siberut, 11 Sya’ban 1443

Abu Yahya Adiya