Obat Penyakit Iri

Obat Penyakit Iri

Melihat orang lain naik pangkat, jadi sempit dadanya.

Melihat orang lain dipuji-puji, jadi sesak nafasnya.

Melihat orang lain mendapat rezeki, jadi pusing kepalanya.

Itulah penderitaan yang dirasakan oleh orang yang mengidap penyakit iri dan dengki.

Bagaimana cara mengobati penyakit iri dan dengki?

 

1. Menerima ketetapan Allah dengan lapang dada.

Nabi ﷺ bersabda:

كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلَائِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

“Allah telah menentukan takdir semua makhluk lima puluh ribu tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi.” (HR. Muslim)

Kalau seseorang sudah meyakini bahwa segala sesuatu telah Allah tetapkan, termasuk yang terjadi pada dirinya dan orang lain, maka apakah mungkin ia menentang ketetapan-Nya dengan iri dan dengki?

 

2. Meyakini bahwa iri dan dengki itu terlarang.

Nabi ﷺ bersabda:

إيَّاكُمْ والحسدَ، فإنَّ الحسدَ يأكُلُ الحسناتِ كَما تَأْكُلُ النًارُ الحطبَ

“Hati-hatilah kalian dari iri, karena sesungguhnya iri bisa memakan kebaikan, sebagaimana api bisa memakan kayu bakar.” (HR. Abu Daud)

Kalau seseorang sudah tahu bahwa iri itu terlarang dan bisa melenyapkan amal kebaikannya, maka apakah mungkin ia rela melakukan perkara terlarang sehingga lenyaplah amal kebaikannya?

 

3. Memikirkan bahaya iri dan dengki.

Abul Laits As-Samarqandy berkata:

يصل إلى الحاسد خمس عقوبات قبل أن يصل حسده إلى المحسود: أولاها: غم لا ينقطع. الثانية: مصيبة لا يؤجر عليها. الثالثة: مذمة لا يحمد عليها. الرابعة: سخط الرب. الخامسة: يغلق عنه باب التوفيق

“Orang yang iri dan dengki akan mendapatkan lima hukuman sebelum kedengkiannya sampai kepada orang yang ia benci: pertama: kegundahan yang terus-menerus. Kedua: musibah yang tidak membawa pahala. Ketiga: kehinaan yang tidak terpuji. Keempat: kemurkaan Tuhan. Kelima: tertutupnya pintu taufik untuknya.” (Al-Mustathrof fi kuli fanin Mustazhraf)

Apakah ada orang yang menginginkan lima hukuman ini?

 

Siberut, 20 Jumada Al-Ulaa 1445

Abu Yahya Adiya