Surat Al-Baqarah Ayat 39

Surat Al-Baqarah Ayat 39

Setelah menyebutkan bahwa orang-orang yang mengikuti petunjuk-Nya akan bahagia, Allah menyebutkan golongan yang berbeda dengan mereka:

 

  1. وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Adapun mereka yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

 

Allah mengancam siapa pun yang kafir dan mendustakan ayat-ayat-Nya, baik ia jin maupun manusia, bahwa ia akan menjadi penghuni neraka dan tersiksa di dalamnya selama-lamanya.

Itu sebagaimana yang Allah kabarkan dalam ayat lain:

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ أَنَّ لَهُمْ مَا فِي الأرْضِ جَمِيعًا وَمِثْلَهُ مَعَهُ لِيَفْتَدُوا بِهِ مِنْ عَذَابِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَا تُقُبِّلَ مِنْهُمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Sesungguhnya orang-orang kafir, seandainya mereka mempunyai segala apa yang ada di bumi dan ditambah dengan sebanyak itu (lagi) untuk menebus diri mereka dari siksa hari kiamat, niscaya semua (tebusan) itu tidak akan diterima dari mereka. Mereka tetap mendapat siksa yang pedih.

يُرِيدُونَ أَنْ يَخْرُجُوا مِنَ النَّارِ وَمَا هُمْ بِخَارِجِينَ مِنْهَا وَلَهُمْ عَذَابٌ مُقِيمٌ

Mereka ingin keluar dari neraka, tetapi tidak dapat keluar dari sana. Dan mereka mendapat siksa yang kekal.” (QS. Al-Maidah: 36-37)

 

Faidah yang dapat kita petik dari ayat tadi:

 

  1. Tempat kembali orang-orang kafir adalah neraka, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Oleh karena itu, tidak ada seorang kafir pun yang tinggal sementara di neraka.

 

  1. Seorang mukmin tidak akan kekal di neraka.

Nabi ﷺ bersabda:

فَيَقْبِضُ قَبْضَةً مِنَ النَّارِ، فَيُخْرِجُ مِنْهَا قَوْمًا لَمْ يَعْمَلُوا خَيْرًا قَطُّ قَدْ عَادُوا حُمَمًا، فَيُلْقِيهِمْ فِي نَهَرٍ فِي أَفْوَاهِ الْجَنَّةِ يُقَالُ لَهُ: نَهَرُ الْحَيَاةِ، فَيَخْرُجُونَ كَمَا تَخْرُجُ الْحِبَّةُ فِي حَمِيلِ السَّيْلِ

“Allah akan menggenggam satu genggaman dari neraka, lalu mengeluarkan satu kaum yang tidak pernah berbuat baik sama sekali dan telah menjadi arang. Kemudian Dia melemparkan mereka ke sungai di surga yang disebut sungai kehidupan. Lalu keluarlah mereka seperti keluarnya biji yang dibawa oleh air.” (HR. Muslim)

 

  1. Neraka itu ada, kekal, dan tidak fana.

 

  1. Setiap perbuatan ada konsekuensinya.

 

Siberut, 23 Syawwal 1442

Abu Yahya Adiya

 

Sumber:

  1. At-Tafsīr Al-Kabīr karya Fakhruddīn Ar-Rāzī.
  2. Tafsīr Al-Fatiḥah wa Al-Baqarah karya Syekh Muḥammad bin Ṣāliḥ Al-Uṡaimīn.