‘Letakkan’ Kehendakmu di Bawah Kehendak-Nya!

‘Letakkan’ Kehendakmu di Bawah Kehendak-Nya!

Saya berkehendak, Anda berkehendak, kita berkehendak, akan tetapi Allah lah Yang Maha Berkehendak.

Allah menggambarkan diri-Nya:

فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ

“Maha Kuasa berbuat apa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Buruj: 16)

Apa pun yang Allah kehendaki, pasti itu terjadi, dan Dia mampu mewujudkan semua yang Dia kehendaki.

Berbeda halnya dengan kita. Kalau kita menginginkan sesuatu, maka bisa jadi itu terwujud dan bisa jadi tidak.

Terwujud karena ada faktor yang membantunya. Dan tidak terwujud karena ada faktor yang menghalanginya.

Adapun Allah, tidak ada sesuatu pun yang membantu-Nya dalam mewujudkan kehendak-Nya. Dan tidak ada sesuatu pun yang menghalangi-Nya dalam mewujudkan kehendak-Nya.

Karena itu, bagaimana bisa kita melupakan-Nya?

Apa yang kita kehendaki, tidak akan terjadi, kalau Allah tidak menghendakinya.

Apa yang kita inginkan, tidak akan terwujud, kalau Allah tidak menginginkannya.

Maka, bagaimana bisa kita bersandar pada kemampuan kita semata?

‘Letakkan’ kehendakmu di bawah kehendak-Nya. Bergantunglah kepada-Nya. Karena Dia tidak akan menyia-nyiakan orang yang bergantung kepada-Nya.

Nabi ﷺ bersabda:

لَوْ أنَّكم تتوكَّلونَ عَلَى اللَّهِ حقَّ تَوكُّلِهِ لرزَقكُم كَما يرزُقُ الطَّيْرَ، تَغْدُو خِماصاً وترُوحُ بِطَاناً

“Seandainya kalian benar-benar bertawakal kepada Allah, niscaya Dia memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung. Ia berangkat di pagi hari dalam keadaan perut kosong dan pulang di sore hari dalam keadaan perutnya telah penuh dengan makanan.” (HR. Tirmidzi)

 

Siberut, 19 Muharram 1446

Abu Yahya Adiya