Menolong Orang yang Tidak Ada di Hadapan

Menolong Orang yang Tidak Ada di Hadapan

Seorang pria mencela seseorang di dekat Nabi ﷺ. Ternyata ada orang lain yang mendengar itu lalu ia membantahnya. Nabi ﷺ pun bersabda:

مَنْ رَدَّ عَنْ عِرْضِ أَخِيهِ، كَانَ لَهُ حِجَابًا مِنَ النَّارِ

“Siapa yang membela kehormatan saudaranya, maka itu akan menjadi pelindungnya dari api neraka.” (Al-Muntakhab Min Musnad ‘Abd bin Humaid)

Siapa yang membela orang yang tidak bersalah, maka ia telah melakukan perbuatan yang luhur lagi mulia.

Allah tidak akan menyianyiakan jerih payahnya. Allah akan melindunginya dan menyelamatkannya dari jilatan api neraka.

Karena itu….

Ketika seseorang berkata buruk tentang saudaramu, jangan segan untuk meluruskannya.

Saat seseorang memfitnah sahabatmu, jangan ragu untuk membantahnya.

Tatkala seseorang menjatuhkan kehormatan temanmu, jangan ragu untuk menyangkalnya.

Siapa pun yang engkau dengar menyalahkan orang yang tidak bersalah, baik ia engkau kenali atau tidak, maka jangan ragu untuk menolaknya.

Ya, jangan ragu melakukan itu, karena Tuhanmu akan menolongmu.

Nabi ﷺ bersabda:

مَنْ نَصَرَ أَخَاهُ بِالْغَيْبِ نَصَرَهُ اللهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

“Siapa yang menolong saudaranya dalam keadaan ia tidak ada di hadapannya, maka Allah akan menolongnya di dunia dan akhirat.” (HR. Thabrani)

Renungkanlah sabda Nabi ﷺ yang agung berikut ini:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ فيِ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيْهِ

“Siapa yang menghilangkan satu kesusahan dari seorang mukmin di dunia, niscaya Allah akan menghilangkan satu kesusahan darinya di hari kiamat. Siapa yang memberikan kemudahan kepada orang yang sedang mengalami kesulitan, niscaya Allah akan memberinya kemudahan di dunia dan di akhirat. Siapa yang menutup aib seorang muslim, niscaya Allah akan menutup aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu menolong saudaranya.” (HR. Muslim)

 

Siberut, 9 Ramadhan 1443

Abu Yahya Adiya