Permasalahan Seputar Jihad (Bag. 1)
Wajibnya berjihad bersama pemimpin yang baik maupun fasik. Imam Bukhārī berkata: بَابٌ: الْجِهَادُ مَاضٍ مَعَ الْبَرِّ وَالْفَاجِرِ لِقَوْلِ النَّبِيِّ ﷺ “Bab: jihad terus berlangsung bersama
Wajibnya berjihad bersama pemimpin yang baik maupun fasik. Imam Bukhārī berkata: بَابٌ: الْجِهَادُ مَاضٍ مَعَ الْبَرِّ وَالْفَاجِرِ لِقَوْلِ النَّبِيِّ ﷺ “Bab: jihad terus berlangsung bersama
Pasukan kaum Muslimin terkepung di wilayah Syam. Abu ’Ubaidah bin Al-Jarrāḥ, sebagai komandan pasukan, mengirim surat kepada Amirul Mukminin ’Umar bin Al-Khaṭṭab. Beliau pun membalas
“Orang miskin bukanlah orang yang berkeliling meminta-minta kepada orang-orang, lalu diberi sesuap dua suap, atau sebutir dua butir kurma.” Demikianlah Nabi ﷺ bersabda. Para sahabat
Suatu hari, Ṭāwus bin Kaisan sedang duduk bersama anaknya. Kemudian datang seorang dari kalangan Muktazilah lalu berbicara tentang sesuatu. Maka, Ṭāwus memasukkan dua jarinya ke