Antara “Seandainya” dan Takdir
Ketika perang Uhud, kaum musyrikin bisa mengalahkan kaum muslimin, sehingga banyak jatuh korban di antara mereka. Bahkan, sampai terlukalah nabi mereka. Itu kenyataan pahit yang
Ketika perang Uhud, kaum musyrikin bisa mengalahkan kaum muslimin, sehingga banyak jatuh korban di antara mereka. Bahkan, sampai terlukalah nabi mereka. Itu kenyataan pahit yang
Tatkala Yazid bin Al-Muhallab memimpin Khurasan, ia berkata: دُلُّوْنِي عَلَى رَجُلٍ كَامِلٍ لِخِصَالِ الخَيْرِ. “Tunjukkan kepadaku orang yang memiliki akhlak yang sempurna.” Akhirnya orang-orang menyebut
Nabi ﷺ bersabda: مَنِ اسْتَعَاذَ بِاللَّهِ فَأَعِيذُوهُ “Siapa yang meminta perlindungan dengan menyebut nama Allah, maka lindungilah ia. وَمَنْ سَأَلَ بِاللَّهِ فَأَعْطُوهُ Siapa yang meminta
Nabi ﷺ bersabda: لاَ يَقُلْ أَحَدُكُمْ: “Jangan ada di antara kalian yang berkata: أَطْعِمْ رَبَّكَ وَضِّئْ رَبَّكَ، اسْقِ رَبَّكَ “Hidangkan makanan untuk Rabbmu, ambilkan air