Pelajaran dari Dalam Gua
Keluar dari agama atau kehilangan nyawa. Itulah pilihan yang diberikan raja kepada mereka. Mereka pun memilih lari menyelamatkan agama mereka. Mereka lari ke luar kota.
Keluar dari agama atau kehilangan nyawa. Itulah pilihan yang diberikan raja kepada mereka. Mereka pun memilih lari menyelamatkan agama mereka. Mereka lari ke luar kota.
Allah Ta’ala berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ
Kedengkian makin membara di dada Ka’b bin Al-Asyraf. Baginya, posisi kaum muslimin di Madinah yang menguat hari demi hari akan membahayakan eksistensi kaumnya, yaitu kaum
Nabi ﷺ bersabda: لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ قُبُورًا، وَلَا تَجْعَلُوا قَبْرِي عِيدًا، وَصَلُّوا عَلَيَّ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ تَبْلُغُنِي حَيْثُ كُنْتُمْ “Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan,