Permohonan Nabi ﷺ tentang Kuburnya
Kalau kubur sudah dijadikan tempat ibadah, maka di kemudian hari, kubur tersebut bisa disembah. Ya, kubur tersebut akan menjadi berhala yang diibadahi dan disembah. Contohnya
Kalau kubur sudah dijadikan tempat ibadah, maka di kemudian hari, kubur tersebut bisa disembah. Ya, kubur tersebut akan menjadi berhala yang diibadahi dan disembah. Contohnya
Aisyah berkata: لَمَّا نَزَلَ بِرَسُولِ اللَّهِ ﷺ طَفِقَ يَطْرَحُ خَمِيصَةً لَهُ عَلَى وَجْهِهِ، فَإِذَا اغْتَمَّ بِهَا كَشَفَهَا عَنْ وَجْهِهِ، فَقَالَ وَهُوَ كَذَلِكَ: “Ketika Rasulullah ﷺ
Jundub bin Abdullah berkata: سَمِعْتُ النَّبِيَّ ﷺ قَبْلَ أَنْ يَمُوتَ بِخَمْسٍ، وَهُوَ يَقُولُ: “Aku pernah mendengar Nabi ﷺ bersabda lima hari sebelum beliau meninggal dunia:
Ketika orang saleh meninggal dunia, tentu saja kita merasa kehilangannya. Kita mendoakannya, dan memohon kepada Allah agar mengasihi dan mengampuninya. Namun, perlukah kita memperbagus makamnya?