Serba-Serbi Iktikaf (Bag. 2)
7. Apa saja yang membatalkan iktikaf? 1) Bersetubuh. Imam Ibnu Qudamah berkata: وَجُمْلَةُ ذَلِكَ أَنَّ الْوَطْءَ فِي الِاعْتِكَافِ مُحَرَّمٌ بِالْإِجْمَاعِ، وَالْأَصْلُ فِيهِ قَوْلُ اللَّهِ
7. Apa saja yang membatalkan iktikaf? 1) Bersetubuh. Imam Ibnu Qudamah berkata: وَجُمْلَةُ ذَلِكَ أَنَّ الْوَطْءَ فِي الِاعْتِكَافِ مُحَرَّمٌ بِالْإِجْمَاعِ، وَالْأَصْلُ فِيهِ قَوْلُ اللَّهِ
Apa itu iktikaf? Apa hukumnya? Berapa lamanya? Apakah kaum wanita boleh melaksanakannya? Apakah disyaratkan berpuasa untuk melaksanakannya? Berikut ini pembahasannya: 1. Apa itu iktikaf?
Apa harapan orang yang sudah mati jika ia bisa hidup kembali? Imam Ibnul Jauzi berkata: تَاللَّهِ لَوْ قِيلَ لأَهْلِ الْقُبُورِ تَمَنَّوْا لَتَمَنَّوْا يَوْمًا مِنْ رَمَضَانَ
Suatu hari Fudhail bin ‘Iyadh bertemu dengan seseorang lalu bertanya kepadanya: كَمْ أَتَتْ عَلَيْكَ “Berapa umurmu?” Orang itu menjawab: سِتُّونَ سَنَةً “Enam puluh tahun.” Fudhail