“Ilmu adalah cahaya yang Allah berikan ke dalam hati seorang hamba. Dengannya ia membedakan antara kesalahan dan kebenaran.” (I’lam Al-Muwaqqi’in ‘An Rabb Al-‘Alamin)
Itulah perkataan Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah.
Ilmu adalah cahaya. Bisakah kita hidup tanpa cahaya?
Ilmu itu merupakan cahaya yang menuntun kita menuju surga.
Nabi ﷺ bersabda:
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Siapa yang menempuh suatu jalan dalam rangka mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)
Ya, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Adakah keutamaan yang lebih besar dari ini?
Namun sayangnya, banyak orang yang belum mengetahui keutamaan ini.
Banyak di antara mereka yang sibuk dengan dunia sehingga tidak menyempatkan diri untuk mencari cahaya yang akan menuntun mereka ke surga.
Banyak di antara mereka yang tidak mencari cahaya tersebut walaupun sebenarnya itu dekat dengan mereka.
‘Ikrimah, seorang ulama tabiin pernah berkata:
إِنَّهُ يُقَالُ: أَزْهَدُ النَّاسِ فِي عَالِمٍ أَهْلُهُ.
“Sesungguhnya dikatakan bahwa orang yang paling tidak butuh pada seorang yang berilmu adalah keluarganya.” (Siyar A’lam An-Nubala)
Kadang seorang yang berilmu didatangi oleh banyak orang untuk menimba ilmu darinya, tapi keluarganya sendiri tidak menimba ilmu darinya.
Orang lain mengambil cahaya darinya tapi keluarganya sendirinya tidak mengambil cahaya darinya.
Itu merupakan ironi dan tragedi. Itulah maksud ‘Ikrimah dengan perkataannya tadi.
Itu menunjukkan bahwa ilmu adalah hidayah dari-Nya. Dan orang yang tergerak untuk mencarinya adalah orang yang mendapatkan hidayah dari-Nya.
Adapun orang yang belum mendapatkan hidayah dari-Nya, walaupun sarana untuk mendapatkan ilmu amat mudah baginya dan posisi orang yang berilmu sangat dekat dengannya, ia tetap tidak tergerak untuk mengambil ilmu darinya.
Maka, syukurilah nikmat ilmu yang ada padamu. Karena itu adalah cahaya dari Tuhanmu dan Dia hendak memuliakanmu.
Allah berfirman:
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
“Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11)
Siberut, 29 Shafar 1446
Abu Yahya Adiya






