Penyembah kubur: Kalau memang meminta kepada orang mati atau tidak ada di hadapan kita adalah syirik, lantas bagaimana dengan Nabi Ibrahim?
Penyembah Allah: Ada apa dengan Nabi Ibrahim ﷺ?
Penyembah kubur: Tatkala Nabi Ibrahim ﷺ hendak dibakar oleh kaumnya, Jibril mendatanginya lalu menawarkan bantuan kepadanya.
Jibril berkata:
أَلَكَ حَاجَةٌ؟
“Apakah engkau membutuhkan sesuatu?”
Nabi Ibrahim ﷺ pun berkata:
أَمَّا إِلَيْكَ فَلَا
“Adapun kepadamu, maka tidak.”
Kalau memang meminta kepada orang mati atau yang tidak ada di hadapan kita adalah syirik, tentu Jibril tidak mungkin menawarkan bantuan kepada Nabi Ibrahim ﷺ!
Apakah Anda berani menyatakan bahwa Jibril mengajarkan syirik?!
Penyembah Allah: Kisah ini bukan dalil yang menunjukkan bolehnya meminta tolong kepada orang mati atau orang yang tidak ada di hadapan kita.
Penyembah kubur: Kenapa begitu?!
Penyembah Allah: Kisah ini termasuk israiliyat. Tidak ada asalnya dan batil!
Kalau pun kisah ini sahih, tetap saja itu bukan dalil bagi kalian!
Penyembah kubur: Kenapa begitu?!
Penyembah Allah: Dalam kisah tadi, apakah Jibril yang menawarkan pertolongan, atau Nabi Ibrahim ﷺ yang meminta pertolongan?
Penyembah kubur: Jibril yang menawarkan pertolongan.
Penyembah Allah: Berarti itu bukan dalil bagi kalian! Sebab, Nabi Ibrahim ﷺ tidak meminta pertolongan ketika itu!
Selain itu, bukankah Jibril ketika itu ada di hadapan Nabi Ibrahim ﷺ?
Penyembah kubur: Ya, ada di hadapan Nabi Ibrahim.
Penyembah Allah: Berarti itu bukan dalil bagi kalian! Sebab, Nabi Ibrahim tidak meminta pertolongan kepada orang yang tidak ada di hadapannya!
Selain itu, bukankah Jibril makhluk yang kuat dan sanggup menyelamatkan Nabi Ibrahim ﷺ ketika itu?
Penyembah kubur: Ya, memang ia kuat dan sanggup melakukan itu. Bahkan itulah sifatnya yang Allah sebutkan dalam Al-Quran.
Penyembah Allah: Berarti itu bukan dalil bagi kalian! Sebab, Nabi Ibrahim ﷺ tidak meminta pertolongan kepada makhluk dalam perkara yang tidak ia sanggupi!
Berarti, kalian tidak mempunyai sedikit pun dalil yang membolehkan seseorang untuk meminta pertolongan kepada orang mati atau orang yang tidak ada di hadapannya!
Karena itu, tidak boleh kita meminta pertolongan kepada orang mati atau orang yang tidak ada di hadapan kita. Itu terlarang dan kemusyrikan!
Siberut, 14 Rabi’ul Tsani 1442
Abu Yahya Adiya
Sumber: Kasyf Asy-Syubhat karya Imam Muhammad At-Tamimi.






