Pernahkah kita mendengar ungkapan: “suara rakyat adalah suara Tuhan”?
Apakah ungkapan demikian bisa dibenarkan?
Adakah kejanggalan dalam ungkapan demikian?
Syaikh ‘Abdurrahman Ad-Dausari berkata:
فهذا الإفك العظيم لم يجرؤ عليه أبو جهل ومن على شاكلته مع خبثه وعناده ، لأن قبحه معروف ببداهة العقول ، حيث إن أذواق الشعوب ونزعتها تختلف
“Itu adalah kebohongan besar. Abu Jahl dan orang semacamnya saja tidak lancang mengatakan demikian meski mereka demikian jahat dan keras kepala. Karena, kebusukan ucapan tersebut secara otomatis bisa diketahui oleh akal sehat, di mana perasaan dan kecenderungan rakyat sendiri berbeda-beda.
فإذا جعلت إرادة الشعب من إرادة الله صارت نزعات الوجودية ، والشيوعية ، والنازية ، والصهونية ، ووحشية الغاب وغيرها من إرادة الله التي أمر بها
Kalau keinginan rakyat itu dijadikan sebagai keinginan Allah, maka paham Eksistensialisme, Komunisme, Nazisme, Zionisme, hukum rimba dan selainnya adalah kehendak Allah yang Dia perintahkan.” (Al-Ajwibah Al-Mufidah Li Muhimmat Al-‘Aqidah)
Apakah semua paham tadi dikehendaki, dicintai dan diridai Allah?!
Bagaimana bisa suara rakyat adalah suara Tuhan? Padahal….
Alangkah seringnya Allah berfirman dalam Al-Quran:
وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَشْكُرُونَ
“Akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur…”
Dan alangkah seringnya Allah berfirman dalam Al-Quran:
وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ
“Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui…”
Dan alangkah seringnya Allah berfirman dalam Al-Quran:
وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يُؤْمِنُونَ
“Akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman…”
Bahkan, Allah berfirman:
وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الأرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ
“Kalau engkau menaati kebanyakan orang di muka bumi, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.” (QS. Al-An’aam: 116)
Maka, suara rakyat bukanlah suara Tuhan. Dan keinginan rakyat bukanlah keinginan Tuhan.
Jangan sampai kita latah terhadap produk kekafiran, sehingga akhirnya kita pun terseret kepada kekafiran.
Siberut, 5 Sya’ban 1444
Abu Yahya Adiya
Sumber: http://islamqa.info/ar/ref/9317






