Siapa yang tidak kenal dengan Imam Abu Hanifah, Malik, Asy-Syafi’i, dan Ahmad bin Hanbal?
Siapa yang tidak kenal dengan Imam Al-Laits bin Sa’d, Bukhari, Sufyan Ats-Tsauri, dan Ibnu Hazm?
Mereka semua adalah ulama dan mujtahid. Dan masih banyak lagi para ulama lain yang ahli ijtihad dan layak dinyatakan sebagai mujtahid.
Lantas, apa sikap kita terhadap mereka?
Syekh Muhammad bin Jamil Zainu berkata:
الفرقة الناجية : تحترم الأئمة المجتهدين ، ولا تتعصب لواحد منهم
“Golongan yang selamat menghormati para imam mujtahid, tapi mereka tidak fanatik terhadap salah seorang dari mereka.” (Minhaj Al-Firqah An-Najiyah wa Ath-Thaifah Al-Manshurah)
Inilah sikap kita yang seharusnya terhadap para ulama mujtahid yaitu:
- Menghormati mereka.
Ya, kita harus menghormati mereka. Karena, mereka memiliki jasa dan keutamaan yang besar terhadap umat ini.
Nabi ﷺ bersabda:
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيَعْرِفْ شَرَفَ كَبِيرِنَا
“Bukan termasuk kami orang yang tidak menyayangi orang yang kecil di antara kami dan tidak mengetahui kemuliaan orang yang besar di antara kami.” (HR. Tirmidzi)
Yang dimaksud dengan tidak mengetahui kemuliaan orang yang besar di antara kami:
أَيْ لَمْ يَعْرِفْ شَرَفَ كَبِيرِنَا سِنًّا أَوْ عِلْمًا
“Yaitu tidak mengetahui kemuliaan orang yang besar di antara kami baik dari sisi usia maupun ilmu.” (Tuhfah Al-Ahwadzi Syarh Sunan At-Tirmidzi)
Dan Nabi ﷺ bersabda:
إِنَّ مِنْ إِجْلالِ اللَّهِ تَعَالَى إِكْرَامَ ذِي الشَّيْبةِ المُسْلِمِ، وَحَامِلِ الْقُرآنِ غَيْرِ الْغَالي فِيهِ، والجَافي عَنْهُ وإِكْرَامَ ذِي السُّلْطَانِ المُقْسِطِ
“Sesungguhnya termasuk bentuk mengagungkan Allah adalah memuliakan muslim yang telah beruban, pembawa Al-Quran yang tidak bersikap berlebihan terhadapnya dan tidak pula melalaikannya, dan memuliakan penguasa yang adil.” (HR. Abu Daud)
Yang dimaksud dengan memuliakan pembawa Al-Quran di sini yakni:
وَإِكْرَامَ قَارِئِهِ وَحَافِظِهِ وَمُفَسِّرِه
“Memuliakan pembacanya, penghafalnya, dan ahli tafsirnya.” (‘Aun Al-Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud)
- Tidak fanatik kepada mereka.
Ya, kita tidak boleh fanatik kepada para ulama mujthid. Karena, setinggi dan seluas apa pun ilmu mereka, tetap saja mereka tidak terjaga dari kesalahan. Kadang mereka pun berbuat salah dan jatuh dalam kesalahan.
Nabi ﷺ bersabda:
كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ
“Setiap manusia melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah mereka yang bertobat.” (HR. Tirmidzi)
Bukankah Imam Abu Hanifah, Malik, Asy-Syafi’i, Ahmad, Bukhari dan ulama besar lainnya adalah manusia dan bukan malaikat?
Tentu saja mereka manusia biasa yang mungkin saja berbuat salah dan terjatuh ke dalam kesalahan. Karena itu, tidak semua pendapat mereka bisa kita terima.
Kalau memang pendapat mereka sesuai dengan kitab Tuhan kita dan sunnah nabi kita, maka kita harus menerimanya.
Syekh Muhammad bin Jamil Zainu berkata:
بل تأخذ الفقه من القرآن و الأحاديث الصحيحة ومن أقوالهم جميعا إذا وافق الحديث الصحيح
“Bahkan, golongan yang selamat mengambil fikih dari Al-Quran, hadis-hadis sahih, dan pendapat semua imam mujtahid jika itu sesuai dengan hadis yang sahih.” (Minhaj Al-Firqah An-Najiyah wa Ath-Thaifah Al-Manshurah)
Ya, jika itu sesuai dengan hadis yang sahih. Artinya, kalau pendapat mereka bertentangan dengan Al-Quran dan hadis yang sahih, maka Ahlussunnah wal Jama’ah tidak bisa menerima pendapat mereka.
Syekh Muhammad bin Jamil Zainu berkata:
و هذا موافق لكلامهم ، حيث أوصوا أتباعهم أن يأخذوا بالحديث الصحيح و يتركوا كل قول يخالفه.
“Ini sesuai dengan perkataan mereka di mana mereka berwasiat kepada para pengikut mereka agar mengambil hadis yang sahih, dan meninggalkan setiap pendapat yang menyalahinya.” (Minhaj Al-Firqah An-Najiyah wa Ath-Thaifah Al-Manshurah)
Seperti apa wasiat mereka?
Imam Abu Hanifah berkata:
إذا قلتُ قولاً يخالف كتاب الله تعالى، وخبر الرسول ﷺ؛ فاتركوا قولي
“Jika aku menyatakan pendapat yang bertentangan dengan kitab Allah dan kabar Rasul ﷺ (hadis), maka tinggalkanlah ucapanku!” (Iiqazh Himam Uli Al-Abshar Li Al-Iqtida Bisayyid Al-Muhajirin wa Al-Anshar)
Imam Malik bin Anas berkata:
إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ، أُخْطِئُ وَأُصِيبُ فَانْظُرُوا فِي رَأْيِي فَكُلَّمَا وَافَقَ الْكِتَابَ وَالسُّنَّةَ فَخُذُوا بِهِ , وَكُلَّمَا لَمْ يُوَافِقِ الْكِتَابَ وَالسُّنَّةَ , فَاتْرُكُوهُ
“Sesungguhnya aku hanyalah manusia, bisa salah dan bisa benar. Karena itu, perhatikanlah pendapatku. Jika itu sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah, maka ambillah. Dan setiap kali pendapatku tidak sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah, maka tinggalkanlah itu!” (Jami’ Bayan Al-‘Ilm wa Fadhlih)
Imam Asy-Syafi’i berkata:
إذَا وَجَدْتُمْ فِي كِتَابِي خِلَافَ سُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَقُولُوا بِسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ وَدَعُوا قَوْلِي
“Jika kalian mendapati dalam kitabku ada yang bertentangan dengan sunnah Rasulullah ﷺ, maka ambillah sunnah Rasulullah ﷺ dan tinggalkanlah pendapatku!” (Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzab)
Beliau juga berkata:
إذَا صَحَّ الْحَدِيثُ خِلَافَ قَوْلِي فَاعْمَلُوا بِالْحَدِيثِ وَاتْرُكُوا قَوْلِي
“Jika suatu hadis sahih dan bertentangan dengan pendapatku, maka amalkanlah hadis itu dan tinggalkanlah pendapatku!” (Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzab)
Imam Ahmad bin Hanbal berkata:
لَا تُقَلِّدْ دِينَك الرِّجَالَ، فَإِنَّهُمْ لَنْ يَسْلَمُوا مِنْ أَنْ يَغْلَطُوا
”Jangan jadikan agamamu mengikuti individu-individu, karena mereka tidak akan selamat dari kekeliruan.” (Al-Fatawa Al-Kubra)
Beliau juga berkata:
لا تقلدني، ولا تقلد مالكاً، ولا الشافعي، ولا الأوزاعي، ولا الثوري، وخذ من حيث أخذوا
“Jangan taklid kepadaku, dan jangan taklid kepada Malik, dan jangan pula kepada Asy-Syafi’i, Al-Auza’i dan Ats-Tsauri. Ambillah ilmu dari mana mereka mengambil!” (I’lam Al-Muwaqqi’in)
Maka, bisa kita simpulkan bahwa sikap kita yang seharusnya terhadap para ulama mujtahid yaitu menghormati mereka tapi tidak fanatik kepada mereka.
Jika pendapat mereka sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah, maka kita harus menerimanya. Namun, jika pendapat mereka bertentangan dengan Al-Quran dan As-Sunnah, maka kita tidak menerimanya, tetapi kita harus tetap memuliakan mereka dan tidak boleh mencela mereka.
Siberut, 8 Jumada Ats-Tsaniyah 1443
Abu Yahya Adiya






