Hukum Penjualan yang Disertai dengan Pinjaman

Hukum Penjualan yang Disertai dengan Pinjaman

“Beri aku pinjaman 2 juta rupiah, niscaya kubeli barangmu ini!”

“Kubeli barangmu ini dengan syarat beri aku pinjaman 2 juta rupiah!”

“Beri aku pinjaman 2 juta rupiah, niscaya kujual barang ini kepadamu!”

“Kujual barang ini kepadamu dengan syarat beri aku pinjaman 2 juta rupiah!”

Apakah transaksi semacam itu dibenarkan?

 

Nabi ﷺ bersabda:

لَا يَحِلُّ سَلَفٌ وَبَيْعٌ

“Tidak halal hutang disertai dengan jual beli.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Nasai)

Seperti apa contohnya? 

Syekh ‘Abdul Muhsin Al-‘Abbad berkata:

فيقول:

“Seseorang berkata (kepada orang lain):

أبيعك هذه السلعة على أن تقرضني كذا،

“Kujual barang ini kepadamu dengan syarat engkau memberi pinjaman sekian dan sekian kepadaku!”

فيكون هذا البيع معه قرض، والقرض جر نفعاً، وقد أجمع العلماء أن على كل قرض جر نفعاً فهو ربا، فيكون هذا القرض قد بني على بيع، ويترتب على هذا الشرط أنه حصلت فائدة بسبب القرض، فيكون ذلك من قبيل الربا المحرم….

Berarti jual beli ini disertai dengan pinjaman, dan pinjaman tersebut membawa keuntungan. Dan para ulama telah sepakat bahwa segala pinjaman yang membawa keuntungan maka itu adalah riba. Pinjaman tadi telah dibangun di atas jual beli dan dari syarat tersebut muncullah keuntungan disebabkan pinjaman tadi. Makanya itu termasuk riba yang diharamkan….” (Syarh Sunan Abi Daud)

Syekh ‘Abdul Karim Al-Khudher berkata:

فلا يقول: سلفني أو أقرضني وأشتري منك، أو يقول البائع: أقرضك وتشتري مني

“Janganlah seseorang berkata kepada yang lain, ‘Berilah aku pinjaman, aku pun akan membeli sesuatu darimu!’ atau seorang penjual berkata, ‘Kuberi engkau pinjaman, tapi engkau harus membeli sesuatu dariku!” (Syarh Bulugh Al-Maram)

Kenapa yang seperti itu terlarang?

Syekh ‘Abdul Karim Al-Khudher berkata:

لأن هذا القرض جر نفعاً،

“Sebab, pinjaman tersebut membawa keuntungan.” (Syarh Bulugh Al-Maram)

Ya, itu pinjaman yang membawa keuntungan. Sedangkan setiap pinjaman yang membawa keuntungan adalah riba. Dan riba adalah dosa yang sangat besar.

Nabi ﷺ bersabda:

الرِّبَا ثَلَاثَةٌ وَسَبْعُونَ بَابًا، أَيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ الرَّجُلُ أُمَّهُ

“Riba memiliki 73 pintu. Pintu yang paling ringan adalah seperti seseorang bersetubuh dengan ibunya.” (HR. Al-Hakim)

 

Siberut, 16 Rabi’ul Tsani 1445

Abu Yahya Adiya