Melakukan Kekafiran Tidak Bisa Kafir?

Melakukan Kekafiran Tidak Bisa Kafir?

Penyembah Allah: Allah berfirman:

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan), niscaya mereka akan menjawab, ‘Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.’ Katakanlah, ‘Apakah Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu perolok-olok?’ Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu telah kafir setelah beriman.” (QS. At-Taubah: 65-66)

Apakah Anda pernah mendengar ayat ini?

 

Penyembah kubur: Iya.

 

Penyembah Allah: Apakah orang-orang yang disinggung oleh ayat itu menyembah berhala, tidak bersyahadat, dan tidak melaksanakan salat, zakat, dan jihad serta aturan syariat lainnya?

 

Penyembah kubur: Tidak. Mereka sudah bersyahadat dan masih melaksanakan salat, zakat, jihad dan aturan syariat lainnya.

 

Penyembah Allah: Bukankah Allah memvonis mereka sebagai kafir karena perkataan kekafiran yang muncul dari mulut mereka, walaupun itu dengan alasan bercanda?

 

Penyembah kubur: Iya.

 

Penyembah Allah: Allah berfirman:

يَحْلِفُونَ بِاللَّهِ مَا قَالُوا وَلَقَدْ قَالُوا كَلِمَةَ الْكُفْرِ وَكَفَرُوا بَعْدَ إِسْلَامِهِمْ

“Mereka bersumpah dengan nama Allah, bahwa mereka tidak mengatakan (sesuatu yang menyakitimu). Sungguh, mereka telah mengucapkan perkataan kekafiran, dan telah menjadi kafir setelah Islam…” (QS. At-Taubah: 74)

Apakah Anda pernah mendengar ayat ini?

 

Penyembah kubur: Iya.

 

Penyembah Allah: Apakah orang-orang yang disinggung oleh ayat itu menyembah berhala, tidak bersyahadat, dan tidak melaksanakan salat, zakat, dan jihad serta aturan syariat lainnya?

 

Penyembah kubur: Tidak. Mereka sudah bersyahadat dan masih melaksanakan salat, zakat, jihad dan aturan syariat lainnya.

 

Penyembah Allah: Bukankah Allah memvonis mereka sebagai kafir, walaupun mereka masih melakukan berbagai aturan syariat?

 

Penyembah kubur: Iya.

 

Penyembah Allah: Itu menunjukkan bahwa siapa pun yang melakukan syirik, kekafiran dan pembatal Islam, maka ia telah kafir, walaupun ia masih melakukan berbagai syariat Islam yang ada.

Maka, dengan ini, terbantahlah pernyataan Anda dan teman-teman Anda: “Bagaimana bisa Anda mengafirkan orang-orang yang sudah bersyahadat dan masih melaksanakan salat, zakat, dan aturan syariat lainnya?!”

 

Siberut, 29 Rabi’ul Awwal 1442

Abu Yahya Adiya

 

Sumber: Kasyf Asy-Syubhat karya Imam Muhammad At-Tamimi.