Hewan Sembelihan Nabi

Anas bin Malik berkata:

ضَحَّى النَّبِيُّ ﷺ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ، ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ، وَسَمَّى وَكَبَّرَ، وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا

“Nabi ﷺ berkurban dengan dua ekor domba yang warna putihnya lebih dominan di banding warna hitamnya, dan bertanduk. Beliau menyembelih keduanya dengan tangan beliau sendiri sambil menyebut nama Allah, bertakbir dan meletakkan kaki beliau di sisi leher domba tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Faidah yang bisa kita petik dari hadis ini:

  1. Disyariatkannya berkurban dan itu adalah ibadah yang sangat mulia.

Syekhul Islam berkata:

وَالْأُضْحِيَّةُ وَالْعَقِيقَةُ وَالْهَدْيُ أَفْضَلُ مِنْ الصَّدَقَةِ بِثَمَنِ ذَلِكَ فَإِذَا كَانَ مَعَهُ مَالٌ يُرِيدُ التَّقَرُّبَ بِهِ إلَى اللَّهِ كَانَ لَهُ أَنْ يُضَحِّيَ بِهِ وَالْأَكْلُ مِنْ الْأُضْحِيَّةِ أَفْضَلُ مِنْ الصَّدَقَةِ

“Berkurban, akikah, dan hadyu lebih utama daripada sedekah dengan harga yang semisal dengannya. Jika seseorang mempunyai harta yang ingin ia gunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka hendaknya ia berkurban dengannya. Dan makan dari kurban lebih utama dari sedekah.” (Majmu’ Al-Fatawa)

 

  1. Bolehnya seseorang berkurban dengan beberapa hewan.

 

  1. Yang paling baik dalam berkurban yaitu dengan jenis hewan yang disembelih Nabi ﷺ dalam hadis tadi, yaitu domba yang warna putihnya lebih dominan di banding warna hitamnya, dan bertanduk.

 

  1. Yang paling baik bagi orang yang ingin berkurban, hendaknya ia menyembelih hewan kurbannya sendiri, dan tidak mewakilkan itu kepada orang lain.

Ibnu Bathal berkata:

ذبح الرجل أضحيته بيده هى السنة، والعلماء يستحبون ذلك

“Seseorang menyembelih hewan kurbannya dengan tangannya sendiri itulah yang sunah. Dan para ulama menganjurkan itu.” (Syarh Shahih Al-Bukhari)

Abu Ishaq As-Subai’i berkata:

كان أصحاب محمد يذبحون ضحاياهم بأيديهم.

“Dulu para sahabat Muhammad menyembelih hewan kurban mereka dengan tangan mereka sendiri.” (Syarh Shahih Al-Bukhari)

Imam Malik:

وذلك من التواضع لله – تعالى وأن رسول الله كان يفعله، فإن أمر بذلك مسلمًا أجزأته وبئس ما صنع

“Dan itu termasuk sikap rendah hati karena Allah dan juga telah dilakukan oleh Rasulullah ﷺ. Jika menyuruh seorang muslim untuk menyembelih, maka itu sah baginya, namun alangkah buruknya yang ia lakukan.” (Syarh Shahih Al-Bukhari)

 

Karena itu, yang paling baik bagi orang yang berkurban adalah menyembelih sendiri hewan kurbannya dan tidak mewakilkan itu kepada orang lain, kecuali kalau ia memiliki halangan.

Kalau ia memiliki halangan, maka ia diperbolehkan untuk mewakilkan itu kepada yang lain, terutama kepada orang yang berilmu.

Imam An-Nawawi:

قَالَ أَصْحَابُنَا وَالْأَفْضَلُ لِمَنْ وَكَّلَ أَنْ يُوَكِّلَ مُسْلِمًا فَقِيهًا بِبَابِ الذَّبَائِحِ وَالضَّحَايَا لِأَنَّهُ أَعْرَفُ بِشُرُوطِهَا وَسُنَنِهَا

“Sahabat-sahabat kami (ulama Syafi’iyyah) berpendapat bahwa yang paling utama bagi orang yang mewakilkan penyembelihan hewan kurban, hendaknya ia mewakilkan itu kepada seorang muslim yang paham akan permasalahan penyembelihan dan hewan kurban. Sebab, ia lebih mengerti tentang syarat-syaratnya dan sunah-sunahnya.” (Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Al-Hajjaj)

 

  1. Ketika hendak menyembelih hewan kurban, hendaknya mengucapkan basmalah dan bertakbir. Yaitu dengan mengucapkan:

باسم الله والله أكبر

“Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar!”

Al-Muhallab berkata:

التكبير عند الذبح مما أمر الله به لقوله:

“Bertakbir tatkala menyembelih adalah termasuk perkara yang diperintahkan oleh Allah. Berdasarkan firman-Nya:

ولتكبروا الله على ما هداكم

“Agar kalian mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang telah Dia berikan kepada kalian.” (Syarh Shahih Al-Bukhari)

 

Syekh ‘Abdullah bin Muhammad Al-Ghunaiman berkata:

فهذا – أيضاً – من عبادة الله -تعالى- ودعائه بذكر اسمه -تعالى- في النسك الذي هو من أفضل القرب إلى الله -تعالى-.

“Ini juga termasuk ibadah kepada Allah dan berdoa kepada-Nya dengan menyebut nama-Nya dalam hal penyembelihan yang mana itu termasuk bentuk pendekatan diri kepada Allah yang sangat utama.” (Syarh Kitab At-Tauhid Min Shahih Al-Bukhari)

 

  1. Dianjurkan meletakkan kakinya di sisi leher hewan yang akan disembelih agar ia tidak goyang dan mudah menyembelihnya sehingga tidak terlalu lama rasa sakitnya.

 

  1. Yang paling baik dalam hal penyembelihan domba adalah membaringkannya pada sisi kirinya. Sebab, itu lebih mudah.

 

Siberut, 8 Dzulhijjah 1441

Abu Yahya Adiya