Rahasia Dibalik Doa Menghadapi Kesulitan

Rahasia Dibalik Doa Menghadapi Kesulitan

Apa yang akan kita ucapkan ketika dunia sudah benar-benar terasa sempit?

Dan apa yang akan kita ucapkan ketika beban hidup sudah benar-benar terasa berat?

Ibnu ‘Abbas mengabarkan bahwa tatkala Nabi ﷺ menghadapi masalah yang menyulitkan, beliau ﷺ berdoa:

لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ العَظِيمُ الحَلِيمُ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ العَرْشِ العَظِيمِ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ، وَرَبُّ العَرْشِ الكَرِيمِ

“Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Lembut. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Tuhan Arsy yang agung. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Tuhan langit dan bumi, Tuhan Arsy yang mulia.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bukankah yang beliau ﷺ ucapkan adalah kalimat tauhid?

Ya, beliau mengucapkan kalimat tauhid. Bahkan beliau mengucapkannya sampai tiga kali!

Apa rahasianya?

Nabi ﷺ bersabda:

دَعْوَةُ ذِي النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِي بَطْنِ الْحُوتِ

“Doa yang dibaca oleh Dzun Nun (Nabi Yunus) ketika beliau berada dalam perut ikan, yaitu:

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ، إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

“Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

إِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا مُسْلِمٌ فِي شَيْءٍ قَطُّ إِلَّا اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ بِهَا

Tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu perkara, kecuali dengannya Allah akan mengabulkan doanya.” (HR. Al-Hakim)

Siapa yang membaca doa ini, maka Allah akan mengabulkan permintaannya. Bukankah itu menunjukkan bahwa doa ini istimewa?

Ya, tentu saja istimewa. Namun, apa rahasianya?

Imam Ibnul Qayyim berkata:

فَمَا دفعت شَدَائِد الدُّنْيَا بِمثل التَّوْحِيد وَلذَلِك كَانَ دُعَاء الكرب بِالتَّوْحِيدِ ودعوة ذِي النُّون الَّتِي مَا دَعَا بهَا مكروب إِلَّا فرّج الله كربه بِالتَّوْحِيدِ

“Tidaklah musibah dunia ditolak dengan semacam tauhid. Karena itu, doa ketika mengalami kesulitan adalah dengan tauhid. Dan doa Dzun Nun yang tidaklah seorang tertimpa musibah berdoa dengannya kecuali Allah akan menghilangkannya adalah dengan tauhid pula.” (Al-Fawaid)

Maka, tauhid adalah kunci kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan akhirat.

 

Siberut, 9 Sya’ban 1444

Abu Yahya Adiya