Imam Al-‘Umrani dan Ketinggian Allah

Imam Al-‘Umrani dan Ketinggian Allah

Siapakah Imam Al-‘Umrani?

Beliau adalah Abu Al-Husain Yahya bin Abi Al-Khair Al-‘Umrani. Beliau adalah seorang ulama besar dari kalangan Syafi’iyyah di negeri Yaman yang wafat di tahun 558 H.

Beliau memiliki karya tulis yang menjadi rujukan bagi Syafi’iyyah yaitu Al-Bayan Fi Madzhab Al-Imam Asy-Syafi’i. Ini adalah kitab yang menjelaskan kitab Al-Muhadzdzab karya Imam Asy-Syairazi.

Apa keyakinan beliau tentang ketinggian Allah?

Imam Al-‘Umrani berkata:

قد ذكرنا في أول الكتاب أن عند أصحاب الحديث والسنة أن الله سبحانه بذاته بائن عن خلقه، على العرش استوى فوق السموات، غير مماس له، وعلمه محيط بالأشياء كلها.

“Sungguh, telah kami sebutkan di awal kitab ini bahwa menurut ahli hadis dan sunnah bahwa zat Allah jauh dari makhluk-Nya, yakni Dia tinggi di atas Arsy, di atas langit, tidak menyentuhnya, sedangkan pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu.

وقالت الكرامية: إنه مماس للعرش.

Adapun Karraamiyyah berpendapat bahwa Allah menyentuh Arsy.

وقالت المعتزلة: إن ذات الله بكل مكان حتى بالحشوش وأجواف الحيوان. قيل لبشر المريسي

Sedangkan Muktazilah berpendapat bahwa zat Allah di semua tempat, sampai di tempat buang hajat dan rongga-rongga hewan! Dikatakan kepada Bisyr Al-Mariisi:

فهو في جوف حمارك هذا؟

“Apakah Dia ada di rongga keledaimu ini?”

قال:

Bisyr menjawab:

نعم،

“Ya.”

وهذا قول الحلولية وهو كفر صريح لا إشكال فيه.

Itulah pendapat Hululiyyah dan itu merupakan kekafiran yang jelas, tidak diragukan lagi.

وقالت الأشعرية: لا يجوز وصفه بأنه على العرش ولا في السماء.

Sementara Asy’ariyyah berpendapat bahwa tidak boleh menyifatkan Allah bahwa Dia di atas Arsy dan tidak pula di atas langit.

والدليل على ما قلناه قوله تعالى:

Dan dalil yang menunjukkan pendapat kami yaitu firman-Nya:

{تَنْزِيلاً مِمَّنْ خَلَقَ الأرْضَ وَالسَّمَاوَاتِ الْعُلَى الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى}.

“Yaitu diturunkan dari Yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi. (Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah, Yang tinggi di atas ‘Arsy.” (Al-Intishar Fii Ar-Radd Alaa Al-Mutazilah Al-Qadariyyah Al-Asyraar)

Imam Al-‘Umrani adalah ulama Ahlussunnah wal Jama’ah, bukan ulama Muktazilah, Asy’ariyyah, dan sekte menyimpang lainnya.

Karena itu, sangatlah wajar kalau pendapat beliau tentang di mana Allah sama dengan keyakinan Ahlussunah wal Jama’ah tentang hal tersebut yakni bahwa Allah ada di atas langit, yaitu di atas Arsy-Nya.

 

Siberut, 12 Rajab 1445
Abu Yahya Adiya